Batu Sedekah dari Turki

by - 12:38 PM






Tahukah anda benda di atas?
Dalam Bahasa Turki, benda ini disebut "Sadaka Taşı" (baca : Sadaka Tasye) artinya "Batu Sedekah".
Fungsi dari batu ini adalah untuk meletakkan uang sedekah. Sadaka taşı ini biasanya terletak di pojok tempat-tempat penting seperti masjid dan pasar.


Orang Turki biasanya menaruh uang di atas batu ini ketika petang dan orang yang membutuhkan uang pun akan mengambil uang dari situ SECUKUPNYA SAJA sesuai kebutuhannya, dengan begitu orang yang bersedekah pun terhindar dari riya, dan orang yang membutuhkan pun tetap terjaga kehormatannya.


Kata pepatah Turki, "İyilik yap denize at, balık bilmezse Halik (Allah) bilir.” Artinya “Lakukanlah kebaikan, kemudian lemparlah ke laut, mungkin ikan tak akan tahu, tapi Allah pastitahu”.


Jadi, di dalam beramal baik itu kita hendaknya menjauhi riya, dan hanya mengharap pahala dari Allah.


Sayangnya, saat ini hanya sedikit sekali Sadaka taşı yang dapat ditemukan, photo di atas hanyalah salah satu dari peninggalan yang masih tersisa, lokasinya di Doğancılar, Üsküdar, İstanbul.


Padahal menurut beberapa pakar sejarah Turki Usmani seperti Prof. Dr. Ziya Kazıcı, di Istanbul saja setidaknya pada masa Turki Usmani dulu pernah ada 173 Sadaka taşı. (1) Belum lagi di kota-kota lainnya seperti Bursa dan Konya yang notabenenya adalah kota besar dan pusat kebudayaan pada masa Turki Usmani.


Sungguh ini adalah sebuah bukti keluhuran budi, kejujuran, dan kedermawanan umat Islam, khususnya nenek moyang orang Turki pada waktu itu (masa khilafah Usmaniyah).

Lantas ke manakah perginya batu-batu tersebut? Apakah ini sebuah tanda akan hilangnya nilai-nilai Islami seperti kejujuran dan kedermawanan yang pernah ada di hati umat Islam kala itu?



Entahlah, nilai-nilai Islam pada hari ini seakan-akan sudah tak ada lagi di kalangan Umat Islam, mungkin ada benarnya apa yang dikatakan oleh Mehmet Akif Ersoy (1873 -1936) dalam syiirnya:



Kaç hakiki müslüman gördümse, hep makberdedir

 Müslümanlik, bilmem amma, galiba göklerdedir (2)



Artinya :


Berapa banyak Muslim Hakiki yang pernah saya lihat semuanya sudah di dalam kuburan, Saya tidak tahu masih ada di manakah islam itu, mungkin adanya di langit.



1. Ziya Kazıcı, Osmanlı'da Hayır Müesseseleri ve Sadaka Taşları, İHH Dergisi, sayı: 35.
2. 
http://www.antoloji.com/muslumanlik-nerde-siiri/

Istanbul, 13 April 2014.

You May Also Like

0 comments