Meski itu Kecil, Bukan Berarti Remeh

by - 1:54 PM



Oleh Syamsuddin

Suatu ketika Rasulullah(alaihisshalatu wassalam) bersabda kepada Abu Dzar: “Jangan kamu sekali-kali meremehkan sesuatu hal yang baik meski itu kecil sepertipun itu sebuah senyuman wajah saudaramu ketika bertemu .”(Muslim, Al-Birru 144)

Ada banyak hal yang sering kita jumpai dalam keseharian kita, salah satunya adalah hal-hal baik yang kecil dan itu kita remehkan. Tidak sedikit dari kita yang hanya menilai sesuatu itu dari hal yang besar saja. Artinya, seakan-akan kita mengatakan, “ah itu sesuatu yang kecil, aku ingin mengerjakan yang besar-besar saja.”



Senyuman adalah sesuatu hal yang sangat ringan dan mudah. Ada hadis yang mengatakan senyum itu adalah shadaqah. Senyum memang terlihat kecil, namun bukan berarti kita meremehkannya begitu saja. Buktinya senyum yang kecil itupun dianggap sedekah.

Dalam dakwah juga begitu, Rasulullah(alaihisshalatu wassalam) mengatakan “Sampaikanlah dariku walaupun satu ayat”. Satu ayat, satu ayat, bukan dua dan juga bukan tiga. Maknanya, berdakwahlah semampumu, kerjakanlah kebaikan semampumu, berikanlah contoh yang baik semampumu walupun itu hanya hal sepele seperti sebuah senyuman.

Allah Ta’ala juga tak menganggap kecil hal apapun dari apa yang dikerjakan oleh hamba-hambaNya. Allah berfirman dalam surat Al-Zalzalah ayat 7; “Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrah (partikel yang paling kecil) niscaya dia akan melihat (balasan) kebaikannya”.

Tetapi kita juga harus tahu bahwa sebaik-baik pekerjaan adalah yang continue (terus-menerus) walaupun itu pekerjaan yang kecil. Kita shalat tahajud 2 rakaat di setiap malam lebih baik daripada kita shalat tahajud 20 rakaat seumur hidup. Kita juga bisa mengatakan sebaliknya, kita mandi setiap hari lebih baik dari pada tak mandi.





You May Also Like

0 comments